Pemberdayaan masyarakat Desa Karangasem melalui program penghijauan untuk mewujudkan ruang hijau berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.61251/cej.v4i1.356Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Penghijauan, Green Economy, Circular Economy, Ruang Hijau BerkelanjutanAbstract
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Karangasem melalui penghijauan untuk Mewujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan dilaksanakan sebagai wujud pengabdian masyarakat yang memadukan tujuan ekologis dengan pemberdayaan warga. Latar belakang kegiatan ini adalah terbatasnya ruang terbuka hijau, tingginya risiko abrasi pesisir, meningkatnya potensi banjir, serta menurunnya kualitas udara di Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Program dirancang dengan mengintegrasikan prinsip Green Economy, yang menekankan keseimbangan antara kelestarian lingkungan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan deskriptif kualitatif, meliputi observasi lapangan, pengumpulan data lingkungan, sosialisasi manfaat penghijauan, serta penanaman pohon pada titik strategis desa. Seluruh kegiatan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok pemuda, serta warga dari berbagai usia. Hasil yang diharapkan mencakup peningkatan kualitas udara, terciptanya ruang terbuka hijau yang fungsional, berkurangnya risiko banjir dan abrasi, serta meningkatnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
The Karangasem Village Community Empowerment Program through Greening to Create Sustainable Green Spaces is implemented as a form of community service that combines ecological goals with citizen empowerment. The background to this activity is the limited green open space, the high risk of coastal abrasion, the increasing potential for flooding, and the declining air quality in Karangasem Village, Sayung District, Demak Regency. The program is designed by integrating the principles of the Green Economy, which emphasizes the balance between environmental sustainability, economic growth, and social welfare. The implementation method uses a participatory and qualitative descriptive approach, including field observations, environmental data collection socialization of the benefits of greening, and tree planting at strategic points in the village. All activities involve village officials, community leaders, youth groups, and residents of various ages. Expected results include improved air quality, the creation of functional green open spaces, reduced risks of flooding and abrasion, and increased awareness and active participation of the community in maintaining environmental sustainability in a sustainable manner.
References
Arief, F. K., Nirwana, R., Asri, D. N. N., A’yunin, Q., Yusnita, R., & Rahmatullah, A. (2024). Pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan asri melalui program pengabdian masyarakat skala RT. Nusantara Community Empowerment Review, 3(2). https://doi.org/10.55732/87em1f14
Bautista-Puig, N., Aleixo, A. M., Leal, S., Azeiteiro, U., & Costas, R. (2020). Unveiling the research landscape of Sustainable Development Goals and their inclusion in higher education institutions and research centers. Sustainability Research Review.
Dushkova, D., & Ivlieva, O. (2024). Empowering communities to act for a change: A review of community empowerment programs towards sustainability and resilience. Sustainability, 16(19), 8700. https://doi.org/10.3390/su16198700
Nasution, F. D. I. (2024). Gerakan desa hijau: Pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Jurnal Manajemen dan Bisnis Ekonomi, 3(4). https://doi.org/10.54066/jmbe-itb.v3i4.3570
Puspitasari, C. E., Asyariandi, M., Yuliani, D. (2025). Pemberdayaan masyarakat Desa Aik Darek melalui ekonomi hijau dalam program KKN PMD. Jurnal Pepadu, 6(1), 157–165. https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i1.6365
Reifani, M. K., Dharmono, & Utami, N. H. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan penghijauan untuk melestarikan kawasan Pantai Tabanio Kabupaten Tanah Laut. Journal of Community Service in Public Education (CSPE), 1(1). https://doi.org/10.31002/cspe.v1i1.17
Ulumiah, D. D., Aryadillah, E., & Akrom, A. (2025). Program Serang Hijau sebagai upaya pemberdayaan lingkungan di Kampung Ambon Margaluyu. Darmabakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 268–276. https://doi.org/10.31102/darmabakti.2025.6.02.268-276
Ummah, N. E. C., Masnawati, E., Vitrianingsih, Y., Mujito, M., Darmawan, D., Herisasono, A., & Suwito, S. (2023). Penghijauan sebagai upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pelayanan Unggulan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan, 1(2). https://doi.org/10.62951/unggulan.v1i2.252
World Health Organization. (2021). Urban green spaces and health: A review of evidence. WHO Regional Office for Europe.
Yuslim, S., Seanders, O., Ramadhani, A., Indrawati, E., & Lumbantoruan, S. F. H. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan penghijauan di Taman Merah Delima II: Teknik urban farming untuk lahan terbatas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(9), 4461–4466. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i9.3228
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suyanto Suyanto, Bagus Nurrohmat, Arda Maulana Aprilian, Iftita Laistania, Ivan Wira Saputra, Laila Musta'manah, Mega Ulisia Putri, Naufal Muhammad Afif, Syifa Salaisya Amani Fatiha, Zurifa Izzatul Uzma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal's license is under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.






