Pemberdayaan kelompok tani kopi Sambiganen melalui redesain mesin pengupas kulit tanduk berbasis teknologi tepat guna

Authors

  • Adi Fajaryanto Cobantoro Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ponorogo, Indonesia
  • Rizki Dwi Ardika Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ponorogo, Indonesia
  • Elok Putri Nimasari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ponorogo, Indonesia
  • Elvina Dwi Cahyani Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ponorogo, Indonesia
  • Lazuardi Irham Karaman Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ponorogo, Indonesia
  • Ismail Abdurrozaq Zulkarnain Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ponorogo, Indonesia
  • Ayu Anandita Putri Arista Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ponorogo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61251/cej.v4i3.470

Keywords:

kopi, nilai tambah, pascapanen, pemberdayaan, teknologi tepat guna

Abstract

Keterbatasan proses pengupasan kulit tanduk menjadi salah satu hambatan dalam mengoptimalkan potensi kopi yang dikelola Kelompok Tani Margomulyo, Dusun Sambi, Desa Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Pengupasan yang masih dilakukan secara manual atau semi-manual membutuhkan waktu dan tenaga relatif besar serta berpotensi menghasilkan biji pecah dan mutu yang tidak seragam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses pengupasan, memperkuat konsistensi mutu hasil pascapanen, dan membangun tata kelola penggunaan teknologi di tingkat kelompok. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan mitra melalui tahapan identifikasi kondisi awal, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan. Intervensi utama berupa penerapan mesin pengupas kulit tanduk kopi yang disertai standarisasi proses, pelatihan operator, keselamatan kerja, pencatatan produksi, dan perawatan mesin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi diikuti dengan terbentuknya prosedur operasional, meningkatnya kemampuan mitra dalam mengoperasikan dan merawat mesin, serta tersusunnya sistem pencatatan produksi dan perawatan yang lebih terstruktur. Pendekatan ini memberikan dasar bagi pengelolaan pascapanen yang lebih terukur dan membuka peluang pengembangan layanan pengupasan berbasis kelompok. Namun, pengukuran kuantitatif terhadap peningkatan kapasitas, efisiensi waktu, dan penurunan defect masih perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat bukti dampak teknologi terhadap produktivitas dan nilai ekonomi kopi pada tahap pengembangan berikutnya.

Limited hulling capacity has become one of the constraints in optimizing the coffee potential managed by the Margomulyo Farmers’ Group in Sambi Hamlet, Ngrayun Village, Ponorogo Regency. The hulling process, which is still conducted manually or semi-manually, requires considerable time and labor and may result in broken beans and inconsistent quality. This community service program aimed to improve hulling efficiency, strengthen postharvest quality consistency, and establish technology management at the group level. The program employed a participatory, needs-based approach through several stages, including initial condition assessment, socialization, training, appropriate technology implementation, mentoring, evaluation, and sustainability strengthening. The main intervention involved the implementation of a coffee hulling machine accompanied by process standardization, operator training, occupational safety procedures, production recording, and machine maintenance. The results indicated that technology implementation was accompanied by the establishment of operating procedures, improved partner capacity to operate and maintain the machine, and a more structured production and maintenance recording system. This approach provides a foundation for more measurable postharvest management and creates opportunities for developing group-based hulling services. However, quantitative measurements of capacity improvement, processing time efficiency, and defect reduction still need to be conducted continuously to strengthen evidence of the technology’s impact on coffee productivity and economic value in subsequent development stages.

References

Ardika, R. D., Laksono, D. D., Fadelan, F., Winardi, Y., Munaji, M., & Akhmad, N. S. (2025). Analisis hasil coran dengan penambahan tembaga pada pengecoran aluminium limbah rumah tangga terhadap uji tarik dan struktur mikro. journal.umpo.ac.id. https://doi.org/10.24269/jtm.v5i01.11674

Burhanuddin, A., Mukhtar, A., Fitriana, S., & Malik, M. (2024). Teknologi mesin pengupas kulit kopi merah kering berbasis teknologi tepat guna dalam peningkatan ekonomi petani kopi di Desa Morobongo Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 6259–6269. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.5023

Handoyo, P., Nurjannah, I., Wibawa, R. P., Mulyaningtiyas, R. D., & Sulistyowati, R. (2025). Standarisasi kopi. Tahta Media. https://tahtamedia.co.id/issj/article/view/1684

Jumat, J. (2024). Manajemen pengolahan berasan kopi Robusta di PERUMDA (Perusahaan Umum Daerah) Kahyangan Kabupaten Jember. Politeknik Negeri Jember. https://sipora.polije.ac.id/34381/

Mawardi, I., Hanif, H., Zaini, Z., & Abidin, Z. (2019). Penerapan teknologi tepat guna pascapanen dalam upaya peningkatan produktifitas petani kopi di Kabupaten Bener Meriah. Caradde: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 205–213. https://doi.org/10.31960/caradde.v1i2.56

Mizar, M. A., Hadi, M. S., & Hidayat, S. (2022). Implementasi mesin pengupas kopi bagi kelompok wanita tani Srigading Lawang Kabupaten Malang. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS). https://conference.um.ac.id/index.php/sinapmas/article/view/3241

Musyafak, Prasetyo, U. B., Bintoro, W. M., Widiantoro, H., & Azmy, I. (2023). Pembuatan mesin pengupas biji kopi untuk meningkatkan produksi petani kopi Desa Cikahuripan Sumedang. ABDIMASKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2). https://abdimasku.lppm.dinus.ac.id/index.php/jurnalabdimasku/article/view/1278

Nimasari, E. P., Cobantoro, A. F., Andika, S. D., & Setyawan, M. B. (2023). Analisis implementasi teknologi pembelajaran di Bebas UMPO. Jurnal Ilmiah Edutic: Pendidikan dan Informatika, 9(2), 162–177.

Perangin-Angin, M. I. B., & Winarno, R. A. (2024). Karakteristik mutu sensori biji kopi Arabika dengan variasi suhu dan lama penyangraian. Agrica Ekstensia, 18(1), 10–17. https://doi.org/10.55127/ae.v18i1.196

Prayogi, I. C., Fajaryanto, A., & Astuti, P. (2020). Perancangan sistem informasi bagian administrasi mahasiswa dan alumni (BAMA) Universitas Muhammadiyah Ponorogo berbasis web. Jurnal Ilmiah NERO, 5(1).

Purkuncoro, A. E., et al. (2025). Implementasi teknologi tepat guna mesin pengering biji kopi upaya peningkatan produk UMKM. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan. https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/JPMWidina/article/view/1034

Setyawan, M. B., Masykur, F., & Cobantoro, A. F. (2023). Pemanfaatan Crowdfunding Untuk Optimalisasi Penggalangan Dana Digital Di Panti Asuhan Insan Madani Ponorogo . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(6), 471–478. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i6.161

Silaban, W., Simanullang, A. F., & Naibaho, W. (2024). Pelatihan kelompok tani PERGAS dalam mengelola limbah kulit menjadi pupuk organik serta pemanfaatan mesin pengupas kulit kopi ramah lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 4(2), 328–335.

Solikhin, S., & Wicaksono, P. A. (2023). Teknologi tepat guna mesin grinder listrik sebagai sarana peningkatan produksi kopi pada UKM Kopi Pinanggih. Jurnal Pasopati: Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 5(2). https://doi.org/10.14710/pasopati.2023.18409

Downloads

Published

2026-09-21

How to Cite

Cobantoro, A. F., Rizki Dwi Ardika, Elok Putri Nimasari, Elvina Dwi Cahyani, Lazuardi Irham Karaman, Ismail Abdurrozaq Zulkarnain, & Ayu Anandita Putri Arista. (2026). Pemberdayaan kelompok tani kopi Sambiganen melalui redesain mesin pengupas kulit tanduk berbasis teknologi tepat guna. Community Empowerment Journal, 4(3), 589–602. https://doi.org/10.61251/cej.v4i3.470

Issue

Section

Articles