Pendampingan Pokdarwis Pepeling dan Pemerintah Desa Manggihan dalam penyusunan masterplan Desa Wisata berbasis Eko-eduwisata
DOI:
https://doi.org/10.61251/cej.v4i3.460Keywords:
eco-edutourism, tourism village master plan, community service, educational tourismAbstract
Desa Manggihan merupakan desa wisata rintisan di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, yang memiliki potensi alam, pertanian, peternakan, dan embrio kegiatan wisata edukasi, namun belum didukung oleh dokumen perencanaan yang komprehensif akibat keterbatasan kapasitas teknis Pokdarwis Pepeling dan Pemerintah Desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi penyusunan Masterplan Desa Wisata Manggihan berbasis edukasi dan ekologi melalui pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: penyamaan persepsi dan survei primer, Focus Group Discussion (FGD), pemetaan udara dengan drone, serta penyusunan dokumen melalui analisis deskriptif-kualitatif, spasial, dan SWOT. Hasil analisis SWOT menempatkan strategi pengembangan desa pada kuadran I, dengan kekuatan internal yang mampu menangkap peluang eksternal secara optimal. Kawasan prioritas pengembangan ditetapkan di Dusun Manggihan dan Dusun Sengon seluas 124 Ha, terbagi menjadi Zona Penerima, Zona Inti, dan Zona Penunjang, dengan dua produk wisata utama yaitu camping ground dan wisata edukasi. Rencana investasi disusun dalam dua tahap selama sepuluh tahun dengan total kebutuhan dana sekitar Rp3,84 miliar bersumber dari APBD, Dana Desa, dan CSR. Kegiatan pendampingan ini menghasilkan dokumen masterplan yang dapat digunakan sebagai panduan teknis sekaligus meningkatkan kapasitas dan kesiapan Pokdarwis Pepeling dan Pemerintah Desa Manggihan dalam mengelola pengembangan desa wisata berbasis edukasi dan ekologi secara berkelanjutan.
Manggihan Village is an emerging tourism village in Getasan Sub-district, Semarang Regency, endowed with natural, agricultural, and livestock potential, along with nascent educational tourism activities. However, its development has lacked a comprehensive planning document due to limited technical capacity within the Pepeling Tourism Awareness Group (Pokdarwis) and the Village Government. This community service program aimed to assist in preparing the Manggihan Tourism Village Masterplan based on education and ecotourism through a participatory approach. The method consisted of four stages: perception alignment and primary survey, Focus Group Discussion (FGD), aerial mapping using drones, and document preparation through descriptive-qualitative, spatial, and SWOT analysis. The SWOT analysis positioned the village's development strategy in Quadrant I, reflecting strong internal capacities capable of optimally capturing external opportunities. The priority development area was designated in Manggihan and Sengon Hamlets, covering 124 hectares, divided into a Reception Zone, Core Zone, and Supporting Zone, with two main tourism products: a camping ground and community-based educational tourism. The investment plan was structured into two five-year phases over a ten-year period, requiring approximately IDR 3.84 billion sourced from regional budgets, village funds, and corporate social responsibility (CSR) contributions. This assistance program produced a technically accountable masterplan document while strengthening the capacity and readiness of Pokdarwis Pepeling and the Manggihan Village Government to sustainably manage education- and ecotourism-based village tourism development.
References
Adharani, Y., Zamil, Y. S., Astriani, N., & Afifah, S. S. (2020). Penerapan konsep ekowisata di Kecamatan Cihurip Kabupaten Garut dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 179–186. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.25235
Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. (2025). Kecamatan Getasan dalam angka 2025. BPS Kabupaten Semarang.
Gautama, B. P., Yuliawati, A. K., Nurhayati, N. S., Fitriyani, E., & Pratiwi, I. I. (2020). Pengembangan desa wisata melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 355–369. https://doi.org/10.31949/jb.v1i4.414
Herdiana, D. (2019). Peran masyarakat dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 6(1), 63–86. https://doi.org/10.24843/JUMPA.2019.v06.i01.p04
Hidayati, N., Pragita, T. E., & Prastiwi, B. (2020). Panduan penerapan SNI 8013:2014 pengelolaan pariwisata alam. Badan Standarisasi Nasional.
kemenkopmk.go.id. (2020). Intervensi percepat pengembangan desa wisata dan desa digital membangun Indonesia dari desa. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. https://www.kemenkopmk.go.id/intervensi-percepat-pengembangan-desa-wisata-dan-desa-digital-membangun-indonesia-dari-desa
masterplandesa.com. (2020). Masterplan desa sebagai dasar pembangunan desa mandiri. Masterplan Desa. https://www.masterplandesa.com/penataan-desa/masterplan-desa-sebagai-dasar-pembangunan-desa-mandiri/
Pemerintah Desa Manggihan. (2025). Profil desa Manggihan. https://manggihan-getasan.semarangkab.go.id/
Rangkuti, F. (2018). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis cara perhitungan bobot, rating, dan OCAI. Gramedia Pustaka Utama.
Widiyati, E. (2017). Analyzing the need of prospective tour guides in acquiring English to communicate with foreign tourists in Desa Menari as tourism village. In The 1st Education and Language International Conference Proceedings, Center for International Language Development of Unissula (ELIC) (pp. 285–293). https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/ELIC/article/download/1241/949
Widiyati, E., & Hidayati, N. (2026). Pemberdayaan desa melalui pendidikan berbasis sekolah dan masyarakat. Community Empowerment Journal, 4(1), 84–91. https://doi.org/10.61251/cej.v4i1.363
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ardiana Yuli Puspitasar, Jamilla Kautsary, Mila Karmilah, Eppy Yuliani, Wa Ode Sitti Khasanah Ramli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal's license is under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.






