Peningkatan kompetensi guru MGMP SMP di Kabupaten Tuban dalam penulisan buku teks melalui workshop kepenulisan berbasis praktik kolaboratif
DOI:
https://doi.org/10.61251/cej.v4i2.420Keywords:
buku pendidikan, literasi profesional guru, MGMP, pelatihan kepenulisan, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Perkembangan kurikulum, transformasi digital dalam pendidikan, serta tuntutan pengembangan keprofesian berkelanjutan mendorong guru untuk tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pengembang sumber belajar yang inovatif. Namun, pada praktiknya masih banyak guru yang belum memiliki karya berupa buku pendidikan yang dapat digunakan sebagai bahan ajar di kelas. Kondisi ini juga ditemukan pada guru-guru yang tergabung dalam MGMP SMP Kabupaten Tuban, di mana sebagian besar guru masih bergantung pada buku terbitan umum dan belum memiliki pengalaman yang memadai dalam penulisan buku pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan literasi profesional guru dalam menyusun buku pendidikan melalui pelatihan kepenulisan berbasis praktik kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan melalui kerja sama antara MKKS dan MGMP SMP se-Kabupaten Tuban dengan Penerbit Erlangga, serta melibatkan 80 guru peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah untuk memberikan pemahaman konseptual tentang penulisan buku pendidikan, diskusi untuk mengidentifikasi tantangan dan berbagi pengalaman, serta praktik untuk membimbing peserta menyusun draft buku sesuai bidang studi masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai pretest dari 61,8 menjadi 84,6 pada posttest. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan rancangan buku pendidikan sebagai luaran nyata kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik kolaboratif efektif dalam meningkatkan kapasitas guru dalam penulisan buku pendidikan sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi, kolaborasi profesional, dan produktivitas akademik di lingkungan MGMP. Kegiatan serupa berpotensi direplikasi sebagai model pengembangan profesional guru yang berkelanjutan.
Professional development requires teachers not only to serve as educators but also as developers of innovative learning resources. However, in practice, many teachers have not yet produced educational books that can be utilized as teaching materials in the classroom. This condition was also identified among teachers participating in the Junior High School Subject Teacher Forum (MGMP) in Tuban Regency, where most teachers still rely on commercially published textbooks and have limited experience in educational book writing. This community service program aimed to enhance teachers’ professional literacy and competencies in developing educational books through collaborative practice-based writing training. The program was conducted through a partnership between the Association of Junior High School Principals (MKKS), the MGMP of Junior High Schools throughout Tuban Regency, and Erlangga Publishing. A total of 80 teachers participated in the program. The training employed three methods: lectures to provide conceptual understanding of educational book writing, discussions to identify challenges and facilitate experience sharing, and practical sessions to guide participants in developing book drafts according to their respective subject areas. The results demonstrated a significant improvement in participants’ competencies, as reflected in the increase of the average pre-test score from 61.8 to 84.6 in the post-test. Furthermore, participants successfully produced educational book drafts as tangible outputs of the program. These findings indicate that collaborative practice-based training is effective in enhancing teachers’ capacities in educational book writing while fostering a culture of literacy, professional collaboration, and academic productivity within the MGMP community. Similar programs have the potential to be replicated as a sustainable model for teacher professional development.
References
Analis, A. S. (2023). Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik (Study Kasus UPTD SDN 3 Bojongkantong Kecamatan Langensari Kota Banjar). Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora, 1(3), 194–205. https://doi.org/10.59024/atmosfer.v1i3.233
Azzahra, N. I., Ndari, N. W., Rozany, N. R., Trihantoyo, S., & Pendidikan, M. (2024). Evaluasi Pengembangan Karir dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SDN Pakis 1/368. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(2). https://jpion.org/index.php/jpi247
Cahyaningrum, D., Asri, N. W. A. M., Ibrahim, I. D. K., & Roodhi, M. N. (2025). Penguatan Kolaborasi Guru SMK melalui Outbound Training: Perspektif Experiential Learning. MANABIS: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 4(4), 348-361. https://doi.org/10.54259/manabis.v4i4.5844
Haryati, S., & Makarim, S. A. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Experiental Learning dalam Pendidikan Kewirausahaan di SMA Serba Bakti. JUPENGEN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disipling, 02(02).
Islomovich, I. T., & Ravshanbekovich, G. S. (2023). Development of Pedagogical Competence in Future Teachers. The American Journal of Management and Economics Innovations, 05(04), 12–16. https://doi.org/10.37547/tajmei/Volume05Issue04-02
Junianto, R. A., & Surududin. (2026). Pendekatan Experiental Learning dalam Membangun Pembelajaran PAI yang Aktif di SMP Negeri 33 Merangin. Pekerti: Journal Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti, 08(01), 39–50. https://doi.org/10.58194/pekerti/v8i1.7523
Karim, A., Umam, K., Abidin, A. R., Nurcahyati, N., & Riskiatin, S. (2023). Gerakan Literasi Desa (Gelisa) Untuk Meningkatkan Minat Baca Anak-Anak Di Desa Bloro Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo. Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom, 3(2), 109–124. https://doi.org/10.35719/ngarsa.v3i2.415
Martini, E. (2018). Membangun karakter generasi muda melalui model pembelajaran berbasis kecakapan abad 21. JPK (Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan). https://core.ac.uk/download/pdf/291656190.pdf
Mirnawati, M., Supriyadi, Baruadi, M. K., & Malabar, S. (2018). Buku Ajar Penyuntingan Bahasa (D. N. Djou, A. Ntelu, Salam, & S. R. Massie, Eds.). Ideas Publishing.
Revina, S., Pramana, R. P., Bjork, C., & Suryadarma, D. (2023). Replacing the old with the new: long-term issues of teacher professional development reforms in Indonesia. Asian Education and Development Studies, 12(4–5), 262–274. https://doi.org/10.1108/AEDS-12-2022-0148
Saksono, L., & Aji, R. N. B. (2023). Strategy for Developing a Blue Print for Community Service to Strengthen University with Legal Entity. 1511–1518. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-008-4_163
Savira, L. (2023). Peran Guru pada Transformasi Pendidikan dalam Menyongsong Generasi Emas 2045. Al-Madaris, 2(4). https://doi.org/10.47887/amd.v4i2.132
Sugihastuti, S. (2020). Penulis Karya Ilmiah dan Copyediting. Deskripsi Bahasa, 3(1), 30–36. https://doi.org/10.22146/db.v3i1.398
Sumarno, S. (2019). Pembelajaran Kompetensi Abad 21 Menghadapi Era Society 5.0. Prosiding SEMDIKJAR 3 (Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran). FKIP Universitas Nusantara PGRI Kediri. http://ojs.semdikjar.fkip.unpkediri.ac.id/index.php/SEMDIKJAR/article/view/28
Taufik, P. A., Imansyah, M. N., Nurdianah, & Iwansyah. (2023). Literasi Digital untuk Guru Sekolah Dasar di Wilayah Pesisir Kabupaten Dompu. Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat, 06(005), 543–553. http://dx.doi.org/10.30998/jurnalpkm.v6i5.19584
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ratna Susanti, Eni Lestari, Indri Purwanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal's license is under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.






