Analisis kemampuan literasi Matematika siswa SMP Negri 4 Tanjungpinang dalam menyelesaikan soal AKM ditinjau dari kecemasan Matematika

Authors

  • Dwi Wahyu Wijayanti Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia.
  • Eka Widia Astuti Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia.
  • Mira Febriani Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia.
  • Siti Nurfaiza Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia.
  • Silvia Fadillah Sahriani Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia.
  • Nurul Hilda Syani Putri Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.61251/cej.v4i2.404

Keywords:

AKM, kecemasan matematika, literasi matematika, Kruskal-Wallis, Spearman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa SMPN 4 Tanjungpinang kelas IX dalam menyelesaikan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) ditinjau dari tingkat kecemasan matematika. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IX yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan meliputi angket kecemasan matematika dengan tiga faktor (kognitif, afektif, fisiologis) yang terdiri dari 18 butir pernyataan skala Likert, serta soal AKM yang mencakup konten aljabar, geometri, data dan ketidakpastian, serta bilangan pada level kognitif knowing, applying, dan reasoning. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa siswa dengan kecemasan rendah memperoleh rata-rata skor AKM sebesar 3,00 (SD=0,707), siswa dengan kecemasan sedang memperoleh rata-rata 2,73 (SD=0,883), dan siswa dengan kecemasan tinggi memperoleh rata-rata 2,67 (SD=0,577). Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pada kategori sedang (p=0,009) dan tinggi (p=0,000) tidak berdistribusi normal, sehingga digunakan uji Kruskal-Wallis yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan kemampuan AKM antar kelompok kecemasan (H=0,725; p=0,696). Uji korelasi Spearman mengkonfirmasi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan matematika dengan kemampuan AKM (rs=0,079; p=0,678). Analisis kualitatif terhadap jawaban lima subjek terpilih mengungkap bahwa kemampuan literasi matematika lebih dipengaruhi oleh penguasaan konten dan proses berpikir matematis daripada tingkat kecemasan semata.

This study aims to analyze the mathematical literacy ability of ninth-grade students at SMPN 4 Tanjungpinang in solving Minimum Competency Assessment (AKM) problems, viewed from the perspective of mathematics anxiety. The study employed a mixed methods approach with an explanatory sequential design. The research subjects were 30 ninth-grade students selected purposively. The instruments used included a mathematics anxiety questionnaire based on Suharyadi's (2003) indicators with three factors (cognitive, affective, physiological) consisting of 18 Likert-scale items, and AKM questions covering algebra, geometry, data and uncertainty, and number content at knowing, applying, and reasoning cognitive levels. Descriptive statistical results showed that students with low anxiety obtained an average AKM score of 3.00 (SD=0.707), students with moderate anxiety obtained an average of 2.73 (SD=0.883), and students with high anxiety obtained an average of 2.67 (SD=0.577). The Shapiro-Wilk normality test showed that data in the moderate (p=0.009) and high (p=0.000) categories were not normally distributed, so the Kruskal-Wallis test was used, which showed no significant difference in AKM ability among anxiety groups (H=0.725; p=0.696). The Spearman correlation test confirmed no significant relationship between mathematics anxiety and AKM ability (rs=0.079; p=0.678). Qualitative analysis of five selected subjects' answers revealed that mathematical literacy ability is more influenced by content mastery and mathematical thinking processes than by anxiety level alone.

References

Andani, C., Prawanti, D. A., Destiana, F., & Mutia, R. (2024). Analisis Hubungan Kecemasan Matematika Dengan Prestasi Belajar Siswa. Prosiding Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 53, 299–304.

Kurniawan, I., & Rahadyan, A. (2021). Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Kelas XI dalam Penyelesaian Soal Tipe AKM pada Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (Analysis of Class XI Students’ Numeracy Ability in Solving AKM Type Questions on Three Variable Systems of Linear Equatio. Didactical Mathematics, 3(2), 84–91. https://doi.org/10.31949/dmj.v2i2.2074 Analisis

Lekitoo, J. N., Inuhan, M., Moma, L., Zacharias, R., & Joosthensz, D. L. (2025). Pengaruh kecemasan matematika siswa kelas VIII SMP wilayah pulau-pulau kecil perbatasan terhadap kemampuan literasi matematika. Primatika. J. Pend. Mat, 14(1), 193–206.

Mardhiyana, D., & Najibufahmi, M. (2025). Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Siswa dalam Menyelesaikan Soal AKM Ditinjau dari Gaya Belajar dan Self Esteem. 09(01), 43–59.

Muhsana, N., & Diana, H. A. (2022). Pengaruh Kecemasan Matematika Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Berbasis Soal PISA. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(3), 41–60.

Murnia, Ilyas, M., Tufiq, & Partmaniar. (2026). Analisis Literasi Matematika Siswa dalam Pemecahan Masalah Kontekstual. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 56–67.

Mutik, R. I., Zaenuri, Walid, Sugiman, & Agoetanto, A. (2025). Analisis Kemampuan Literasi Numerasi ditinjau dari Kecemasan Matematika pada Pembelajaran Elpsa Kelas XI SMA. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 8, 318–325.

Ningsih, I. N., Swastika, A., Peraturan, D., & Pendidikan, M. (2024). Kemampuan Literasi Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum ( AKM ) Ditinjau dari Gaya Belajar. 08(August 2023), 411–426.

OECD. (2023). PISA 2022 Results. In Factsheets: Vol. I.

Pramesti, J. A., & Afifah, D. S. N. (2026). Analisis Kemampuan Penalaran Adaptif Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita Aljabar Ditinjau dari Kecemasan Matematika. Journal of Educattional Integration and Development, 6(1), 15–30.

Sari, R. H. N. (2015). Literasi Matematika: Apa, Mengapa dan Bagaimana? Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika UNY, 713–720.

Seta, Eka Patmi, Suherman, F. (2021). Model Pembelajaran ELPSA: Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Literasi Matematis dan Kecemasan Belajar. Pendidikan Matematika, 9(2), 156–168.

Seta, E. P. S., Suherman, & Farida. (2021). Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 41–60.

Solekha, S., Purwati, & Nurkolis. (2024). Kebijakan Asesmen Kompetensi Minimum. De_Journal (Dharmas Education Journal), 5(2), 972–979.

Sopiatunnisa, L. N., Afriansyah, E. A., & Mardiani, D. (2024). Analisis Tingkat Kecemasan Belajar Matematis Siswa SMP Berdasarkan RADIAN Journal : Research and Review. Research and Review in Mathematics Education, 3(2), 37–48. https://doi.org/10.35706/radian.v3i2.13203

Sulfayanti, N. (2023). Kajian Literatur: Faktor dan Solusi untuk Mengatasi Rendahnya Literatur Matematis Siswa. Jurnal Jendela Pendidikan, 3(04), 382–388.

Winarni, S., Rohati, Kumalasari, A., & Marlina. (2025). Kerangka teoritis dan konseptual model neon-math untuk meningkatkan numerasi: Integrasi pjbl, ubd, dan deep learning. Seminar Nasional LPPM Universitas Jambi, 251–258.

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Wijayanti, D. W., Astuti, E. W., Febriani, M., Nurfaiza, S., Fadillah Sahriani, S., & Putri, N. H. S. (2026). Analisis kemampuan literasi Matematika siswa SMP Negri 4 Tanjungpinang dalam menyelesaikan soal AKM ditinjau dari kecemasan Matematika. Community Empowerment Journal, 4(2), 192–204. https://doi.org/10.61251/cej.v4i2.404

Issue

Section

Articles