Pencegahan stunting sejak dini melalui penyuluhan gizi dengan media leaflet untuk ibu yang memiliki anak stunting di Desa Waru
DOI:
https://doi.org/10.61251/cej.v4i1.398Keywords:
gizi seimbang, kesehatan masyarakat, leaflet, stuntingAbstract
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada kualitas hidup anak di masa depan. Kondisi ini ditandai dengan keterlambatan pertumbuhan fisik akibat kekurangan gizi, pola asuh yang tidak tepat, serta sanitasi lingkungan yang kurang baik. Dampak stunting tidak hanya memengaruhi tinggi badan, tetapi juga perkembangan otak, daya tahan tubuh, hingga produktivitas saat dewasa. Upaya pencegahan dan penanggulangan stunting perlu dilakukan sejak dini, khususnya pada keluarga yang anaknya telah teridentifikasi mengalami stunting. Sebagai bentuk kontribusi nyata, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas Islam Sultan Agung Semarang melaksanakan penyuluhan pencegahan stunting di Desa Waru. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu yang memiliki anak stunting. Penyuluhan dilakukan dengan media leaflet edukatif yang berisi informasi singkat mengenai gizi seimbang, ASI eksklusif, pemberian MP-ASI bergizi, serta perilaku hidup bersih. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu terkait pentingnya pemenuhan gizi anak dan pola hidup sehat keluarga. Media leaflet terbukti efektif sebagai sarana edukasi karena mudah dipahami, praktis, dan dapat dijadikan rujukan kembali oleh peserta. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung upaya penurunan prevalensi stunting di tingkat desa.
Stunting is a chronic nutritional problem that impacts a child's future quality of life. This condition is characterized by delayed physical growth due to malnutrition, inappropriate parenting, and poor environmental sanitation. The impact of stunting not only affects height but also brain development, endurance, and productivity in adulthood. Efforts to prevent and address stunting need to be implemented early, especially in families whose children have been identified as stunted. As a concrete contribution, Community Service Program (KKN) students from Group 30 of Sultan Agung Islamic University Semarang conducted stunting prevention outreach in Waru Village. The primary target group for this activity was mothers with stunted children. The outreach included educational leaflets containing concise information on balanced nutrition, exclusive breastfeeding, providing nutritious complementary foods, and practicing good hygiene. The results of the activity showed an increase in mothers' understanding of the importance of meeting children's nutritional needs and maintaining a healthy family lifestyle. The leaflets proved effective as an educational tool because they were easy to understand, practical, and could be used as a reference by participants. This program is expected to be a sustainable step in supporting efforts to reduce stunting prevalence at the village level.
References
BPS Jateng. (2023). Profil Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2023.
Hastuti, P., Arini, D., Ernawati, D., Saida, Q. I., Budiarti, A., & Fatmawati, I. (2024). Membangun generasi sehat bebas stunting: peningkatan pengetahuan dan pemberian edukasi alternatif makanan bergizi tinggi untuk ibu balita di desa gisik cemandi. Journal of Community Engagement in Health and Nursing, 2(2). https://doi.org/10.30643/jcehn.v2i2.378
Junaeda, Tamin, & J Fuji Inzani SL. (2024). Peran Pendidikan Keluarga dalam Mencegah Stunting dan Pernikahan Dini Desa Mekkatta Kabupaten Majene. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 289–293. https://doi.org/10.37531/celeb.v3i2.1861.
Kementerian Kesehatan. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Lestari, E., Siregar, A., Hidayat, A. K., & Yusuf, A. A. (2024). Stunting and its association with education and cognitive outcomes in adulthood: A longitudinal study in Indonesia. PLoS ONE, 19(5). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0295380
Marbun, H., Badi’ah, A., & Maimunah, S. (2024). Pengaruh Pola Asuh Pola Pemberian Makan Dan Status Gizi Ibu Saat Hamil terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Tahun 2023.
Nugraheni, R. (2024). Program edukasi gizi pada remaja putri untuk mencegah stunting: Tinjauan literatur. Jurnal Promotif Preventif, 7(3), 569-577. https://doi.org/10.47650/jpp.v7i3.1330
Pipitcahyani, T. I., Ervi Husni, Sukesi, Rijanto, Rekawati, Siti Alfiah, K.Kasiati, Dina Isfentiani, Domas C.P, Fitri N, Sherly Jeniawaty, & Dwi Purwanti. (2024). Edukasi Kader tentang Gizi Seimbang Ibu Hamil dan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting. International Journal of Community Service Learning, 8(1), 86–92. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v8i1.76827
Yuniastuti, A., Nugrahaningsih, W. H., Setiati, N., Isnaeni, W., & Rudyatmi, E. (2023). Pemberdayaan ibu-ibu pkk dalam pemenuhan gizi bagi anak pra sekolah sebagai upaya pencegahan stunting di kelurahan kalisegoro. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi Ipteks, 1(5), 666-672. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i5.133
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suparmi Suparmi, Salsabila Urfaturrizqi, Kalisnada Namba Rohmad Nugroho, Irsyadul Ibad, Nur Mukti Afiatillah, Adhisty Auliatuzzahra, Rima Agustiana, Novi Sebriyana, Siska Adhani Rusliawati, Rahman Karunia Sandi Abdillah, Sefani Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal's license is under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.






