Pencegahan stunting sejak dini melalui penyuluhan gizi dengan media leaflet untuk ibu yang memiliki anak stunting di Desa Waru

Authors

  • Salsabila Urfaturrizqi Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia
  • Kalisnada Namba Rohmad Nugroho Fakultas Teknik, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia
  • Irsyadul Ibad Fakultas Teknik, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia
  • Nur Mukti Afiatillah Fakultas Teknik, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia
  • Adhisty Auliatuzzahra Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia
  • Rima Agustiana Fakultas Bahasa, Sastra, dan Budaya, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jawa tengah, Indonesia
  • Novi Sebriyana Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jawa tengah, Indonesia
  • Siska Adhani Rusliawati Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jawa tengah, Indonesia
  • Rahman Karunia Sandi Abdillah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jawa tengah, Indonesia
  • Sefani Rahayu Fakultas Farmasi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jawa tengah, Indonesia
  • Suparmi Suparmi Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61251/cej.v4i1.398

Keywords:

gizi seimbang, kesehatan masyarakat, leaflet, stunting

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada kualitas hidup anak di masa depan. Kondisi ini ditandai dengan keterlambatan pertumbuhan fisik akibat kekurangan gizi, pola asuh yang tidak tepat, serta sanitasi lingkungan yang kurang baik. Dampak stunting tidak hanya memengaruhi tinggi badan, tetapi juga perkembangan otak, daya tahan tubuh, hingga produktivitas saat dewasa. Upaya pencegahan dan penanggulangan stunting perlu dilakukan sejak dini, khususnya pada keluarga yang anaknya telah teridentifikasi mengalami stunting. Sebagai bentuk kontribusi nyata, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas Islam Sultan Agung Semarang melaksanakan penyuluhan pencegahan stunting di Desa Waru. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu yang memiliki anak stunting. Penyuluhan dilakukan dengan media leaflet edukatif yang berisi informasi singkat mengenai gizi seimbang, ASI eksklusif, pemberian MP-ASI bergizi, serta perilaku hidup bersih. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu terkait pentingnya pemenuhan gizi anak dan pola hidup sehat keluarga. Media leaflet terbukti efektif sebagai sarana edukasi karena mudah dipahami, praktis, dan dapat dijadikan rujukan kembali oleh peserta. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung upaya penurunan prevalensi stunting di tingkat desa.

Stunting is a chronic nutritional problem that impacts a child's future quality of life. This condition is characterized by delayed physical growth due to malnutrition, inappropriate parenting, and poor environmental sanitation. The impact of stunting not only affects height but also brain development, endurance, and productivity in adulthood. Efforts to prevent and address stunting need to be implemented early, especially in families whose children have been identified as stunted. As a concrete contribution, Community Service Program (KKN) students from Group 30 of Sultan Agung Islamic University Semarang conducted stunting prevention outreach in Waru Village. The primary target group for this activity was mothers with stunted children. The outreach included educational leaflets containing concise information on balanced nutrition, exclusive breastfeeding, providing nutritious complementary foods, and practicing good hygiene. The results of the activity showed an increase in mothers' understanding of the importance of meeting children's nutritional needs and maintaining a healthy family lifestyle. The leaflets proved effective as an educational tool because they were easy to understand, practical, and could be used as a reference by participants. This program is expected to be a sustainable step in supporting efforts to reduce stunting prevalence at the village level.

References

BPS Jateng. (2023). Profil Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2023.

Hastuti, P., Arini, D., Ernawati, D., Saida, Q. I., Budiarti, A., & Fatmawati, I. (2024). Membangun generasi sehat bebas stunting: peningkatan pengetahuan dan pemberian edukasi alternatif makanan bergizi tinggi untuk ibu balita di desa gisik cemandi. Journal of Community Engagement in Health and Nursing, 2(2). https://doi.org/10.30643/jcehn.v2i2.378

Junaeda, Tamin, & J Fuji Inzani SL. (2024). Peran Pendidikan Keluarga dalam Mencegah Stunting dan Pernikahan Dini Desa Mekkatta Kabupaten Majene. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 289–293. https://doi.org/10.37531/celeb.v3i2.1861.

Kementerian Kesehatan. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.

Lestari, E., Siregar, A., Hidayat, A. K., & Yusuf, A. A. (2024). Stunting and its association with education and cognitive outcomes in adulthood: A longitudinal study in Indonesia. PLoS ONE, 19(5). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0295380

Marbun, H., Badi’ah, A., & Maimunah, S. (2024). Pengaruh Pola Asuh Pola Pemberian Makan Dan Status Gizi Ibu Saat Hamil terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Tahun 2023.

Nugraheni, R. (2024). Program edukasi gizi pada remaja putri untuk mencegah stunting: Tinjauan literatur. Jurnal Promotif Preventif, 7(3), 569-577. https://doi.org/10.47650/jpp.v7i3.1330

Pipitcahyani, T. I., Ervi Husni, Sukesi, Rijanto, Rekawati, Siti Alfiah, K.Kasiati, Dina Isfentiani, Domas C.P, Fitri N, Sherly Jeniawaty, & Dwi Purwanti. (2024). Edukasi Kader tentang Gizi Seimbang Ibu Hamil dan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting. International Journal of Community Service Learning, 8(1), 86–92. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v8i1.76827

Yuniastuti, A., Nugrahaningsih, W. H., Setiati, N., Isnaeni, W., & Rudyatmi, E. (2023). Pemberdayaan ibu-ibu pkk dalam pemenuhan gizi bagi anak pra sekolah sebagai upaya pencegahan stunting di kelurahan kalisegoro. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi Ipteks, 1(5), 666-672. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i5.133

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Urfaturrizqi, S., Nugroho, K. N. R., Ibad, I., Afiatillah, N. M., Auliatuzzahra, A., Agustiana, R., Sebriyana, N., Rusliawati, S. A., Abdillah, R. K. S., Rahayu, S., & Suparmi, S. (2026). Pencegahan stunting sejak dini melalui penyuluhan gizi dengan media leaflet untuk ibu yang memiliki anak stunting di Desa Waru. Community Empowerment Journal, 4(1), 169–174. https://doi.org/10.61251/cej.v4i1.398

Issue

Section

Articles