Implementasi program DIGI-TALK melalui workshop partisipatif untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan Bahasa Inggris siswa

Authors

  • Evie Kareviati Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa, IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Indonesia
  • Ratih Inayah Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa, IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Indonesia
  • Hendra Husnussalam Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa, IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Indonesia
  • Cynantia Rachmijati Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa, IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Indonesia
  • Rasi Yugafiati Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa, IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Indonesia
  • Sri Supiah Cahyati Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa, IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61251/cej.v4i2.384

Keywords:

literasi digital, etika digital, pembelajaran Bahasa Inggris, keterampilan abad ke-21, workshop partisipatif

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dan pembelajaran, sehingga menuntut siswa tidak hanya memiliki kemampuan berbahasa, tetapi juga literasi digital dan etika dalam penggunaan teknologi. Selain itu, penguasaan Bahasa Inggris sebagai lingua franca global serta pengembangan keterampilan abad ke-21 menjadi kompetensi penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait literasi digital, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris, mengembangkan keterampilan abad ke-21, serta meningkatkan motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui model workshop yang dilaksanakan di SMK Mathla’ul Anwar dengan melibatkan 60 siswa dan 6 guru. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara informal, angket, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait literasi digital dan etika digital, serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya Bahasa Inggris sebagai kompetensi global. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi yang terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam diskusi. Peningkatan motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan juga menjadi temuan penting dalam kegiatan ini. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi dalam bentuk integrasi literasi digital, pembelajaran Bahasa Inggris, dan pengembangan keterampilan abad ke-21 dalam satu kerangka pembelajaran yang holistik. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan workshop partisipatif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

The rapid development of digital technology has transformed communication and learning practices, requiring students to possess not only language proficiency but also digital literacy and ethical awareness in technology use. In addition, mastery of English as a global lingua franca and the development of 21st-century skills are essential competencies for addressing contemporary educational challenges. Therefore, this community service program aims to enhance students’ understanding of digital literacy, optimize the use of technology in English language learning, develop 21st-century skills, and increase students’ motivation to pursue higher education. This program employed a participatory approach through a workshop model conducted at SMK Mathla’ul Anwar, involving 60 students and 6 teachers. The implementation consisted of three stages: preparation, execution, and evaluation. Data were collected through observation, informal interviews, questionnaires, and documentation. The results indicate an improvement in students’ understanding of digital literacy and digital ethics, as well as increased awareness of the importance of English as a global competence. The program also contributed to the development of critical thinking and communication skills, as reflected in students’ active participation during discussions. Furthermore, an increase in students’ motivation to continue their education to higher levels was observed. Overall, this program contributes to the integration of digital literacy, English language learning, and 21st-century skills within a holistic learning framework. The findings suggest that a participatory workshop approach is effective in enhancing learning quality and preparing students for educational challenges in the digital era.

References

Arianti, A., Nurnaningsih, & Pratiwi, V. U. (2020). Habit Formation Berkomunikasi Bahasa Inggris pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Prosiding Seminar Nasional “Implementasi Merdeka Belajar Berdasarkan Ajaran Tamansiswa,” 182–190. https://share.google/XY6Z7d2znOjxUOLkR

Fajariyah, S., Ramadhani, I., Fitriyani, E., Rozi, F., & Zainollah, M. (2025). Language Ethics in the Digital Era: Between Freedom of Expression and Social Responsibility. Jurnal Multidisiplin Sahombu, 5. https://doi.org/10.58471/jms.v5i08

Gaspersz, S., & Sasauw, C. (2025). Integrasi Isu Etika Digital Dan Hukum Siber Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Kasus. Jurnal Aliansi Ilmu Multidisiplin, 1(2), 33–38. https://doi.org/10.63545/jaim.v1.i2.157

Kanji, H., Nursalam, Nawir, M., & Suardi. (2020). Integration Of Social Care Characters And Moral Integratif On Social Science Lessons In Elementary School. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 12(2), 414–427. https://doi.org/10.35445/alishlah.v12.i2.260

Murdia, Sudirman, N. I., & Budiman, A. N. A. (2025). Upaya meningkatkan kompetensi akademik, sosial, dan profesional mahasiswa baru melalui pelatihan etika berkomunikasi verbal dan nonverbal berbasis praktik. Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas, 2(3), 203–211. https://doi.org/10.53088/tintamas.v2i3.2362

Raniadi, D., & Umar, A. F. F. (2023). Strategi Pengembangan Skill Berbahasa Inggris Pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Khazanah Pendidikan, 17(2), 103–116. https://doi.org/10.30595/jkp.v17i2.18259

Saputra, T. E. Y. S., Surahim, I., Syamsuddin, S., Syahwanah, N., Zakia, A. H., & Al-Maskati, K. (2026). Pentingnya Menguasai Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Internasional. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 2882–2886. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.902

Simanjuntak, H., Sowari Siregar, L., Banjarnahor, R. U., Siahaan, R., Sitorus, N. C., Wati, R., & Gaol, L. (2023). Peningkatan Kemampuan Etika Berbahasa Inggris Di Daerah Wisata Bakkara Melalui Penggunaan Simple Tense Dalam Percakapan Sehari-Hari Didukung Dengan Kearifan Lokal Di SMA N 1 Baktiraja. Communnity Development Journal, 4(1), 899–908. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i1.12654

Soegiarto, H., Fathoni, M., & Syamsurrijal. (2024). Implementasi Etika Profesi dalam Kehidupan Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Bumigora. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(4), 447–460. https://journal.ikmedia.id/index.php/jishum

Tanjung, A. A., Hasibuan, K. R., Fikli, I., & Rahmayani, S. (2025). Etika Menggunakan Bahasa. Journal Pusat Studi Pendidikan Rakyat, 5(3), 113–122. https://doi.org/10.51178/jpspr.v5i3.2778

Thariq, P. A., Husna, A., Aulia, E., Djusfi, A. R., Lestari, R., Fahrimal, Y., & Jhoanda, R. (2020). Sosialisasi Pentingnya Menguasai Bahasa Inggris Bagi Mahasiswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar, 2(2), 316–325. https://share.google/Z6ZCTScIwgt8aJS6m

Utami, N. P. C. P., & Budiartha, P. G. (2024). Penggunaan Bahasa Inggris Formal Dan Informal Oleh Mahasiswa Sastra Inggris Pada Interaksi Presentasi Di Kelas. Inovasi Linguistik dan Sastra dalam Konteks Globalisasi, 349–360. https://share.google/pGIJxROH2xZdP6Ey0

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Kareviati, E., Inayah, R., Husnussalam, H., Rachmijati, C., Yugafiati, R., & Cahyati, S. S. (2026). Implementasi program DIGI-TALK melalui workshop partisipatif untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan Bahasa Inggris siswa. Community Empowerment Journal, 4(2), 461–470. https://doi.org/10.61251/cej.v4i2.384

Issue

Section

Articles