Urban Farming
Upaya pemanfaatan lahan kosong untuk optimalisasikan menjadi suatu yang bernilai rupiah
DOI:
https://doi.org/10.61251/cej.v4i1.235Keywords:
kebutuhan pangan, lahan kosong, Urban farmingAbstract
Pemanfaatan lahan kosong merupakan langkah strategis dalam menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Banyak lahan yang tidak terpakai di berbagai wilayah dapat dioptimalkan untuk berbagai kegiatan produktif yang menghasilkan keuntungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lahan kosong dan mengoptimalkannya agar memiliki nilai ekonomis melalui berbagai metode, seperti urban farming, budidaya tanaman hortikultura, serta pemanfaatan sebagai ruang usaha kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa optimalisasi lahan kosong dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan peluang kerja baru. Selain itu, pemanfaatan lahan yang terorganisir dengan baik juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan, seperti peningkatan kualitas udara dan pengurangan limbah. Faktor keberhasilan dalam program ini meliputi perencanaan yang matang, keterlibatan komunitas, serta dukungan dari pemerintah dan sektor swasta. Dengan adanya strategi yang tepat, lahan kosong yang sebelumnya tidak produktif dapat diubah menjadi sumber ekonomi yang bernilai, memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Urban farming menjadi solusi inovatif dalam menghadapi tantangan keterbatasan lahan dan kebutuhan pangan di perkotaan. Chapter ini membahas potensi pemanfaatan lahan kosong yang seringkali terabaikan di area urban untuk dioptimalkan menjadi lahan produktif melalui praktik urban farming. Tujuan utama dari kajian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana urban farming dapat mengubah lahan kosong menjadi sumber nilai ekonomi yang berkelanjutan.
The utilization of vacant land is a strategic step in creating sustainable economic value. Many underused lands across various regions can be optimized for productive activities that generate profit. This initiative aims to identify the potential of vacant land and optimize it to have economic value through various methods such as urban farming, horticultural cultivation, and the use of space for creative business ventures. The results of this initiative show that optimizing vacant land can increase community income and create new job opportunities. Furthermore, well-organized land utilization also has a positive impact on the environment, such as improving air quality and reducing waste. Key factors for the success of this program include careful planning, community involvement, and support from both the government and the private sector. With the right strategy, previously unproductive land can be transformed into a valuable economic resource, providing long-term benefits for both the community and the surrounding environment. Urban farming serves as an innovative solution to the challenges of limited land and food needs in urban areas. This chapter discusses the potential of utilizing often-neglected vacant land in urban areas to be optimized into productive land through urban farming practices. The primary objective of this study is to identify and analyze how urban farming can transform vacant land into a source of sustainable economic value.
References
Adetya, A. (2024). Optimasi program urban farming untuk mengatasi kerawanan pangan di daerah perkotaan. Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika, 6(1), 766-770.
Sudjawoto, E. (2022). Implementasi urban farming sebagai konsep pertanian kota untuk ketahanan pangan. Transformasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(3), 193-201.
Danugroho, A. (2022). Urgensi peran masyarakat perkotaan dalam program “urban farming” sebagai daya dukung ketahanan pangan di masa pandemi. Jurnal Paradigma: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Pascasarjana Indonesia, 3(1). https://doi.org/10.22146/jpmmpi.v3i1.73906
Rosdiana, E., Sjamsijah, N., Rahayu, S., Hartati, D., & Jember, P. N. (2023). Urban Farming sebagai Usaha Menjaga Ketahanan Pangan Berkonsep Sayuran Hijau. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(9), 6181-6188.
Septya, F., Rosnita, R., Yulida, R., & Andriani, Y. (2022). Urban farming sebagai upaya ketahanan pangan keluarga di Kelurahan Labuh Baru Timur Kota Pekanbaru. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 105-114. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i1.1552
Abror, M., Eviyanti, A., & Arifin, S. (2022). Urban farming model pertanian organik dengan pimpinan daerah Aisyiyah Sidoarjo. Suluh Abdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 90-94.
Usni, M., & Fitri, M. A. (2024, October). Optimasi urban farming dalam mendukung keberlanjutan pertanian di Sumatera Barat. In Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 418-426.
Suwarlan, S. A. (2020). Perancangan Urban Farming Pada Pesisir Kampung Kelembak Kepulauan Riau. Jurnal Linears, 3(1), 20-25. https://elibrary.ru/item.asp?id=77037402
Sugihartini, T., Djuliansah, D., & Noormansyah, Z. (2023). Model Pengembangan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 10(2), 1070-1089. http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v10i2.9648
Pratiwi, Y., Darwis, D., Fitriani, E., Sutrisno, M. G., Dewi, G. C., & Aulia, M. F. (2021, December). Urban farming sebagai solusi ketahanan pangan di Desa Kaliabang Tengah, Bekasi Utara. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 2, pp. SNPPM2021BRL-64).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Susiyanto Susiyanto, Sherly Addiba Ahnasayyida, Jihad Ammar Izzata Nugroho, Bangkit Sedayu, Wiwit Prastiwi Bekti Sri Pawenang, Mohammad Adam Maulana, Anisa Resty Wulandari, Maheswara Rahul Kautsar, Mohamad Noval Salma, Naufaldi Napollyto, Nizzatun Alpin Nadia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal's license is under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.






